Mau Beli Tenda untuk Traveling? Sesuaikan Jenis dan Kebutuhannya

Berbagai macam tenda untuk traveling

Beli tenda untuk traveling merupakan kemewahan tersendiri buat traveler. Alih-alih harus menginap di tempat yang harganya mahal, tenda bisa jadi pilihan alternatif untuk bermalam dengan harga murah.

Tapi tahukah kamu ada berbagai macam jenis tenda yang memiliki kebutuhan yang berbeda-beda? Tentunya untuk memilih tenda yang tepat harus pintar sesuaikan kegunaannya.
Berikut saya tampilkan kisaran harga tenda dan masing-masing kegunaannya yang harus kamu ketahui.

Tenda Dome (Kubah)

Tenda dome paling umum untuk kemah atau pendakian
Tenda Dome
Tenda ini adalah bentuk paling umum dipakai traveler, karena harganya murah dan juga praktis dibawa.
Umumnya dipakai untuk naik gunung oleh beberapa orang, dengan kapasitas 5-10 orang. Tergantung kebutuhannya.
Dibandingkan jenis tenda lainnya, tenda dome paling mudah dipasang.  Tapi mudah goyang jika terkena angin besar seperti kemah di pantai yang pernah saya lakukan di Malang (baca di sini).
Kisaran harga tenda dome, di merk-merk lokal bisa sekitaran 300-400 ribuan. Jika merk-merk besar, biasanya menyentuh 800-1jutaan.

Tenda Quick Pitch

Tenda Quick Pitch hampir mirip dengan Tenda Dome dan memiliki dua pintu
Tenda Quick Pitch (Sumber: Tokopedia)
Bentuknya hampir mirip dengan tenda dome. Tapi tenda ini lebih kuat, karena framenya saling terhubung satu sama lain.
Tenda ini lebih cocok untuk kamu yang doyan solo traveling. Sebab, kapasitasnya memang sedikit dan mudah dipasang sendiri. Selain itu tenda ini juga memiliki dua pintu yang dapat memudahkan akses masuknya.
Selain kapasitasnya yang sedikit, tenda ini ternyata lebih mahal daripada dome. Di merk-merk lokal sekitar 400-600 ribuan.

Tenda Vis A Vis (Tunnel)

Tenda Vis A Vis memiliki banyak ruangan yang bisa dipasang, bisa juga disebut tenda Tunnel
Tenda Vis A Vis atau Tunnel (Sumber: Tokopedia)
Buat yang suka kemah tapi ingin menjaga privasi, tenda ini sangat direkomendasikan. Di dalamnya memiliki 2 hingga 9 ruangan yang berhadap-hadapan.
Ruangannya juga cukup luas untuk menyimpan barang atau tidur berdua dengan pasangan. Cocok juga untuk kebutuhan kemah bersama keluarga.
Kekurangan dari tenda ini adalah cara pemasangannya rumit, apalagi jika pasang sendiri. Framenya harus sesuai agar seimbang.
Harga jenis tenda mulai dari yang bisa ditemukan di olshop sekitar 1 jutaan hingga 3 juta.

Tenda Bivak (Flysheet)

Tenda Bivak untuk tambahan tenda yang sudah ada, biasanya untuk pramuka
Tenda Bivak (Sumber: Phinemo)
Sering digunakan untuk survival di tengah hutan oleh militer dan pramuka, tenda ini sangat sederhana.
Harganya pun cukup murah, bahkan bisa disebut gratis. Membuat tenda ini bisa menggunakan kain tahan air seperti mantel hujan atau daun pisang. Jika kamu memiliki tenda ini pun lebih cocok sebagai kebutuhan tenda tambahan untuk menghalau cahaya matahari dan hujan.
Untuk tali dan pasak, kamu bisa menggunakan kayu dan tali Pramuka.
Kekurangannya, tenda ini memiliki waktu pemasangan yang lama dan harus memiliki keterampilan mengikat tali.

Tenda Pramuka (Ridge)

Tenda Pramuka (Ridge) sangat besar dan membutuhkan kerjasama tim
Tenda Pramuka (Sumber: Bukalapak)
Bagi yang pernah Pramuka pasti kenal dengan tenda ini. Tenda ini bisa menampung 20 hingga 30 orang.
Jenis enda ini cukup tinggi sehingga kamu bisa berdiri di dalamnya, bahkan bisa memasak di dalamnya dengan kompor kecil.
Kisaran harga tenda ini bisa dari 100 ribuan hingga 500 ribuan.
Kekurangannya adalah cara membangunnya itu sendiri. Tenda ini tidak bisa didirikan sendirian, membutuhkan kekompakan, dan keterampilan seperti tenda Bivak.

Tenda Kabin

Tenda kabin cocok untuk berkemah bersama keluarga
Tenda Kabin (Sumber: Aliexpress)
Sering dipakai oleh tim SAR saat ada bencana, tenda ini juga cocok untuk berkemah bersama keluarga. Tenda ini berukuran sampai 6×4 dengan frame pemasangannya yang sangat banyak.
Harga dari tenda ini berada di kisaran 2 juta hingga 3 jutaan. Jarang ditemukan di online shop di dalam negeri.
Kelebihannya dibandingkan tenda-tenda besar lainnya ialah memiliki jendela yang banyak dan ukurannya besar sehingga memungkinkan untuk berdiri.
Kekurangannya adalah mobilisasi pembawaannya tidak bisa untuk dibawa dengan tangan, harga yang mahal, dan pemasangannya yang lebih rumit.

Tenda Geodesi

Tenda Geodesi merk The North Face cocok untuk ekspedisi
Tenda Geodesi (Sumber: The North Face)
Memiliki desain yang aerodinamis, tenda ini memiliki struktur yang kuat saat ada badai.
Ruang di dalamnya memiliki tinggi hingga 6 kaki, cukup untuk berdiri di dalamnya. Desain aerodinamis ini juga akan membuat penghuninya nyaman karena tidak pengap.
Harganya berkisaran 1 jutaan di online shop. Tapi bisa menyentuh 3 jutaan bila membeli di gerai outdoor merk terkenal.
Tenda ini lebih cocok untuk mengadakan ekspedisi seperti di gunung yang memiliki cuaca buruk, atau penelitian. Bobotnya pun bisa mencapai 8 kilogram.

Tenda Inflatable

Tenda Inflatable mini dengan frame menggunakan udara
Tenda Inflatable versi mini (Sumber: Shopee)
Memiliki struktur berongga, tenda ini mengandalkan angin untuk bisa berdiri. Ruangan di dalamnya luas untuk 5-20an orang, tergantung kapasitas yang dibeli.
Kisaran harga mulai dari 2,5 juta hingga 4 juta di online shop.
Kekurangan dari tenda ini adalah mengharuskan kita untuk membawa alat pompa angin, dan bobotnya yang berat. Tidak cocok untuk kemah dengan jumlah orang yang sedikit.

Tenda Lonceng

Tenda Lonceng yang estetik berbahan dasar kanvas
Tenda Lonceng (Sumber: Aliexpress)
Seperti namanya, tenda ini berbentuk lonceng atau kerucut. Tenda ini sangat cocok untuk anak muda yang suka nuansa estetik.
Umumnya tenda ini berbahan kanvas untuk mengatur suhu di musim panas dengan warnanya yang cerah.
Pemasangan tenda ini sangat mudah, selain itu pasak utama dari tenda ini adalah tiang di dalam ruangannya. Ruangannya pun juga sangat lebar sehingga bisa digunakan banyak orang.
Sayangnya tenda ini tidak cocok untuk di tempat alam terbuka, di saat hujan pun air bisa merembes dan mengharuskan pemasangan terpal atau mantel hujan untuk menghindari kebocoran. Bobotnya pun cukup berat.
Harga tenda lonceng ini berkisar 5-7 jutaan di online shop.
Nah, bagaimana sudah kepikiran tenda apa yang mau dibeli? Saran saya, sebaiknya Anda membeli di online shop atau di brand-brand lokal saja, karena harganya yang terjangkau dan kualitasnya juga tidak kalah bagus dari brand ternama.
Ikuti kisah traveling lainnya di Instagram saya melalui highlight dan Instastory.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*